Home / IKARUS / IKARUS Dalam Negeri / IKARUS Malang / IKARUS Malang In History

IKARUS Malang In History

TENTANG IKARUS MALANG

IKARUS Malang merupakan singkatan dari Ikatan Keluarga Alumni Raudhatul Ulum Sakatiga. IKARUS didirikan pertama kali dirintis oleh beberapa orang alumni yang melanjutkan studi di Malang pada tahun 2012. Lebih tepatnya pada tanggal 30 September 2012 sekitar pukul ±16.30 WIB di depan gedung rektorat UIN. Dan disitulah dilakukan pemilihan ketua secara langsung yang pertamakalinya melalui Pemilihan Umum, dan terpilihlah ketua pertamanya alumni generasi kedua yang melanjutkan studi di Malang yaitu saudara Taufiqurrahman. Setelah itu, IKARUS mulai mengembangkan sayapnya melalui media Facebook, Twitter dan media informasi lainnya.

IKARUS Malang merupakan sebuah organisasi yang dibentuk dan dilandasi atas dasar kekeluargaan. Atas dasar itulah organisasi ini dibentuk untuk bisa menjalin silaturrahim yang berkelanjutan setelah lulus dari Pon-Pes Raudhatul Ulum Sakatiga. Selain itu, dalam hal ini juga membantu untuk memberikan kemudahan bagi Adik-adik kelas III MA yang akan lulus bisa mengetahui informasi mengenai dunia kampus di Malang. Bahkan, kita juga akan mengirimkan perwakilan setiap tahunnya ke Pondok untuk melakukan semacam presentasi atau sharing tentang kampus di Malang, dan sekaligus menjemput/menemani adik-adik yang sudah dinyatakan lulus di perguruan tinggi Malang.

IKARUS Malang memang tidak memiliki kegiatan rutin dan pasti. Namun, tetap ada perkumpulan yang dilakukan secara kultural saja seperti makan bersama, nonton bersama, jalan-jalan bersama, makrab, direct marketing, penyambutan adik-adik Maba, dan kegiatan lainnya. Bahkan, IKARUS Malang pernah mengirimkan utusan untuk mengikuti Kongres IKARUS Jawa di Yogyakarta.

Sampai saat ini IKARUS Malang telah berusia genap 3 tahun pada 30 September 2015. Dari tahun ke tahun alumni yang menlanjutkan studinya di Malang terus meningkat bahkan tahun 2015 terhitung adalah tahun paling banyak alumninya kuliah di Malang. Sampai saat ini ada 30 alumni yang masih aktif studi di Malang, dan 2 orang sudah kembali ke kampung halamannya menjadi guru setelah lulus dari Malang. Dari 30 alumni yang ada di Malang tersebut mereka studi di kampus yang berbeda diantaranya di Universitas Muhammadiyah Malang, Universitas Islam Malang, Universitas Brawijaya Malang, dan Universitas Islam Negeri Malang. Mudir Pon-Pes Raudhatul Ulum Sakatiga pernah berkunjung langsung ke Malang dan mengobrol bersama IKARUS Malang. Hal itu merupakan sebuah penghargaan yang luar biasa, dan Mudir pernah menyampaikan suatu hal yang membuat IKARUS Malang semakin bangga, menurut beliau “IKARUS Malang saat ini mulai dilirik alumni dan suaranya mulai ramai terdengar”. Sudah 3 tahun berturut-turut OP3RU, Santri MTS, Aliyah dan SMAIT Raudhatul Ulum mengadakan Study Tour ke kota Malang sekaligus berkunjung ke IKARUS Malang.

Pada intinya kami semua merupakan satu keluaga dalam rumah yang indah yaitu IKARUS Malang. Kami merupakan alumni-alumni yang terus berusaha memberikan kontribusi terbaik untuk kemajuan diri kami sendiri dan almamater sekolah kami Pon-Pes Raudhatul Ulum Sakatiga. Meskipun kami bukan alumni-alumni terbaik, tapi paling tidak kalua adik-adik kelas kami atau alumni lain yang mau mencontoh bisa dari kami. Kami berdiri bersama atas dasar kekeluargaan dan kami berharap kekeluargaan ini menjadi sebuah ikatan yang tidak mudah lepas oleh perselisihan-perselisihan kecil, oleh masalah satu orang, oleh hal apapun. Dan kami memohon do’a dari semua pihak terutama guru-guru tercinta kami di Pesantren agar senantiasa memberikan dukungan baik secara moril maupun melalui do’a, dengan begitu kami berharap perjalanan kami sealam kuliah di Malang ini sesuai dengan harapan.

*SALAM HANGAT DAN PENUH CINTA DARI IKARUS MALANG*

Cek Juga

PPRU Kembali Meraih Penghargaan “Santri Award” oleh FORPESS

PPRU Sakatiga kembali meraih penghargaan “Santri Award” dengan kategori Pondok Pesantren yang telah menelurkan alumni …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *