Home / Profil Raudhatul Ulum / Struktur dan Kelembagaan / Struktur dan Kelembagaan Pondok Pesantren Raudhatul Ulum

Struktur dan Kelembagaan Pondok Pesantren Raudhatul Ulum

kajianitikaf

Manajemen yang diterapkan oleh Pondok Pesantren Raudhatul Ulum adalah Manajemen modern, dimana pengelolanya tidak tertumpu pada hanya satu figur pemimpinnya (Kyai), tapi dengan manajemen modern tersebut, pengelolaan dan penyelenggaraan pendidikan dilingkungan PPRU ditangani oleh sebuah kepengurusan kepemimpinan kolektif di bawah Yayasan Perguruan Islam Raudhatul Ulum Sakatiga (YAPIRUS). Dalam menjalankan programnya, Pondok Pesantren Raudhatul Ulum membentuk struktur organisasi kepengurusan Pondok Pesantren Raudhatul Ulum, Yang terdiri dari mudir dan di bantu oleh naib mudir (wakil mudir) serta 8 (delapan) asisten mudir yaitu : ASDIR Bidang Keuangan dan Ekonomi, ASDIR Bidang Kesekretariatan dan Humas, ASDIR Bidang Akademis, ASDIR Bidang Kesiswaan Putra, ASDIR Bidang Kesiswaan Putri, ASDIR Bidang Kesiswaan SIT, ASDIR Bidang BUMP dan ASDIR Bidang HRD dan Rumah Tangga.

I. Bidang Sekretariat dan Humas

Pada bidang ini, terdapat 2 bagian dibawahnya, Yaitu : Bagian Sekretariat dan Bagian Humas.
Tugas Pokok bidang ini adalah sebagai pusat informasi dan data. Pesantren.Melalui bagian humas, menjadi penghubung antar lembaga dan instansi serta masyarakat luas terhadap Pondok Pesantren Raudhatul Ulum Sakatiga. Dalam rangka mempermudah akses informasi kepesantrenan, maka bidang ini juga mengelola IT Pesantren lewat internet, website. www.pprusakatiga.sch.id
Pelayanan informasi dengan menerbitkan brosur, kalender, jurnal tahunan serta promosi fasilitas – fasilitas yang ada di kampus Pondok Pesantren Raudhatul Ulum

II. Bidang Keuangan

Pada bidang Keuangan terdapat 2 bagian dibawahnya, yaitu: Bagian KPB (Kasir dan Pembagian Barokah), Bagian LODAP (Logistik dan Dapur).
Tugas pokok bidang ini adalah mengelola keuangan Pondok Pesantren Raudhatul Ulum dan mengalokasikannya. Mempermudah sistem pembayaran melalui bank dan melakukan komunikasi aktif dengan wali santri terkait kewajiban keuangan. Mengelola keuangan pesantren secara transparan dan akuntable untuk menunjang kegiatan dan pembangunan pesantren secara berkesinambungan sehingga pelayanan pendidikan yang diberikan lebih optimal dan meningkat secara bertahap.

III. Bidang Akademis

34Bidang akademis adalah bidang yang membawahi seluruh madrasah dan sekolah. Ada 7 (tujuh) lembaga formal dan 1 (satu) lembaga non formal serta 3 bagian yang masuk dalam bidang akademis, yaitu : TK Islam, Madrasah Ibtidaiyah, Madrasah Tsanawiyah, Madrasah Aliyah, SMP IT, SMA IT, Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah dan MATQULARU (Madrasah Tahfizul Qur’an Lil Aulad Raudhatul Ulum). Untuk menunjang program pembinaan di madrasah dan sekolah di bawah bidang akademis juga terdapat bagian-bagian penting lainnya yaitu : bagian perpustakaan, bagian bahasa, bagian ta’mirul masjid, bagian olahraga dan kesenian, bagian pramuka dan ketrampilan dan bagian Raudhatul Ulum Scholorship Foundation dan Aitam (RUSFA)

Tugas pokok bidang ini adalah melakukan koordinasi, monitoring dan evaluasi kegiatan pendidikan dan pengajaran pada jalur formal, serta melakukan sinkronisasi. Dalam rangka menjaga kualitas dan peningkatan mutu pendidikan, pengkajian serta pengembangan kurikulum dilakukan secara kontinue oleh bidang ini dan jajarannya. Membangun kerjasama (MoU) dengan banyak pihak telah dilakukan oleh bidang Akademis untuk menjamin mutu akademis PPRU.

18IV. Bidang Kesiswaan

Bidang kesiswaan pesantren di bagi 3 (tiga) segmen yang disesuaikan dengan wilayah penempatan santri/wati di asrama. Bidang kesiswaan terdiri dari : Bidang kesiswaan putra, bidang kesiswaan putri dan bidang kesiswaan SIT (Sekolah Islam Terpadu

Tugas pokok bidang ini adalah melakukan pengasuhan, pembinaan dan monitoring santri/wati yang berada diasrama.

Secara umum bidang kesiswaan melakukan tugas guidance dan konseling terhadap santri/wati dalam mengamalkan kehidupan yang Islami sesuai dengan ilmu yang telah di peroleh (tadribul amal) yang di bantu oleh para guru dan OP3RU (Organiasi Pelajar Pondok Pesantren Raudhatul Ulum). Bentuk kegiatannya berupa :
• Memberikan contoh dan taujih (arahan) tata cara hidup di asrama dan di pondok.
• Melaksanakan kegiatan ektra kurikuler (Pramuka, Silat, Khitobah, Olahraga, Nasyid, Kaligrafi, life skill, dll)
• Pembinaan bahasa Arab dan Iinggris aktif
• Membentuk dan Memantau halaqoh Al-Qur’an dan halaqoh tarbiyah (mentoring) santri/wati
• Membuat panggung gembira dengan pementasan drama, nasyid, pantomin, dll.
• Mengadakan lomba (Nasyid, Cerdas cermat, Busana Muslim, Tulis Puisi dan Mading, Adzan, Tilawah murottal, Pidato, Drama,dll)
• Membuat EXPO, Pameran MADING dan jurnalistik


32
V. Bidang BUMP (Badan Usaha Milik Pesantren)

Pada Bidang BUMP terdapat 3 bagian yaitu : Bagian Agro, Bagian Wisma dan Bagian Percetakan dan Penerbitan.
Tugas bidang ini adalah melakukan pengembangan usaha ekonomi melalui BUMP. Berbagai jenis usaha telah dikembangkan,33 seperti : Indomaret, RU Mart, kantin, laundry, rumah makan STC, rumah wallet, perikanan dan perkebunan. Salah satu unggulan dari pengembangan usaha agrobisnis, yaitu : Pembangunan kelapa sawit pada lahan 286 Ha dan pengembangan pupuk organik dengan memanfaatkan potensi alam dan limbah lingkungan.


VI. Bidang HRD (Human Resource Development) dan RT (Rumah Tangga)

Pada bidang ini terdapat 5 bagian untuk membantu tugasnya, yaitu: bagian Pembangunan Sumber Daya Manusia, bagian perlengkapan dan pemeliharaan aset pesantren, bagian Kesehatan dan Lingkungan (KESLING), bagian listrik, air dan diesel serta bagian keamanan.22

Tugas pokok bidang ini adalah menyiapkan sumber daya manusia yang baik dan mengurusi kerumahtanggaan di lingkungan Pondok Pesantren Raudhatul Ulum. Jenis kegiatan yang dilakukan bidang ini seperti : Merekrut SDM, membina, memberdayakan dan mensejahterakan mereka, Mengkoordinir muzdakarah guru dan karyawan, kerja bakhti SDM pesantren, Bina ukhuwah (bantu warga hajatan, lomba mancing, makan bersama SDM pesantren, olahraga bersama dll). Pelayanan (Memelihara kebersihan dan keindahan lingkungan, memenuhi kebutuhan air bersih dan listrik, memfasilitasi penginapan tamu serta menjaga keamanan pesantren).

One comment

  1. saudara sepupu saya sekolah di SMA nya, tp sayang harus berhenti karena orang tua tidak sanggup membayar uang bulanan yang sudah 1,5 juta..

    anaknya masih berkeinginan besar untuk sekolah tapi dipaksa menikah oleh orang tua..

    untuk hal seperti ini ada kebijakan dari RU kah untuk membantu santri seperti ini?

    ctt: orang tuanya masih awam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *