Home / IKARUS / Konsisten Beribadah Meski Tengah Hiruk Pikuk Minoritas Muslim di Negeri Sakura

Konsisten Beribadah Meski Tengah Hiruk Pikuk Minoritas Muslim di Negeri Sakura

12962567_10204248576333377_527418601_o
Pose di depan Nagoya TV Tower

Berkelana di Negeri Empat Musim menjadi suatu tantangan besar bagi dakwah Islam, berbagai kitab Fiqh dengan aneka ragam madzhabnya menjadi prioritas muslim dimana pun berada. Melalui wawancara via Facebook (10/4/2016), Alumni SMP Islam Terpadu Raudhatul Ulum Angkatan II (2008) asal Lampung, Agung Laksana Habibi sejak tahun 2015 ia mulai bekerja di sebuah perusahaan material wilayah Jepang, tepatnya di Toyohashi-Shi hingga saat ini menceritakan pengalamannya bahwa di Jepang banyak sekali rintangannya, mulai dari persoalan kuliner harus memilih kehalalannya sampai persoalan ibadah terutama di musim dingin terutama berwudhu, dengan suhu nol derajat celcius saja bisa merusak kulit dan kuku. Namun demikian tidak melunturkan semangat ibadah, ia tetap konsisten menjaga shalat lima waktu, shalat tahajjud rutin pada jam tiga subuh, dan tilawah Al-Qur’an setelah shalat isya’,12962420_10204248575093346_694168541_o bahkan jam tujuh pagi sebelum berangkat kerja juga menyempatkan shalat sunnah dhuha. Dengan totalitas pendidikan Pesantren, alhamdulillah di Negeri Sakura ini saya tetap berdoa, berusaha dan tawakkal hingga saya masih menjaga kualitas ibadah saya meski di tengah masyarakat minoritas muslim.

Cek Juga

Pelatihan dan Pembinaan Anti Narkoba di Lingkungan Pendidikan

Perwakilan smaitru atasn nama ust Dani ,S.pd (kepala Tata Usaha SMAITRU) mengikuti workshop pelatihan pengemban …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *