SUKSES MEMBUMI, PRESTASI MENDUNIA: 24 SANTRI SMA IT RAUDHATUL ULUM SAKATIGA TEMBUS PTN JALUR SNBP 2026

Sakatiga, 31 Maret 2026 – Langit Sakatiga seolah ikut bersujud syukur. Di bawah naungan Pondok Pesantren Raudhatul Ulum Sakatiga, takbir dan tahmid bergema membelah senja. Hari ini, Senin (31/3/2026), menjadi saksi sejarah bagi SMA Islam Terpadu Raudhatul Ulum Sakatiga. Sebanyak 24 santri dan santriwati dinyatakan resmi lolos Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP) 2026. Sebuah capaian yang luar biasa, mengingat nama-nama besar universitas negeri ternama di Indonesia kini tercatat sebagai tujuan para santri.

Dari balik pagar pesantren yang asri dengan lantunan ayat suci yang tak pernah putus, lahirlah generasi emas yang berhasil menembus perguruan tinggi bergengsi. Bukan hanya satu atau dua kampus, tetapi tersebar dari ujung barat hingga timur Indonesia: Universitas Indonesia (UI), Universitas Gadjah Mada (UGM), Institut Pertanian Bogor (IPB), Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Universitas Brawijaya (UB), Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Universitas Bangka Belitung (UBB), Universitas Sriwijaya (UNSRI), hingga Institut Teknologi Sumatera (ITERA).

Air Mata Kebahagiaan di Bawah Kibaran Bendera Pesantren

Kabar bahagia ini pertama kali tersiar saat guru dan pengasuh pesantren berkumpul di ruang utama. Satu per satu nama disebutkan, diiringi isak haru dan senyuman yang mengembang. Muhammad Rafif Alhadi, santri dengan segudang prestasi, resmi menyandang status mahasiswa Ilmu Hubungan Internasional di UI. Muhammad Fathi Farhat berhasil mengukir prestasi dengan diterima di Gizi UGM. Tak ketinggalan, Kayla Rahmadhani Al Rasyid yang akan menimba ilmu di Agronomi dan Hortikultura IPB, serta Nafisa Nuradzkia yang akan mengasah kreativitasnya di Desain Komunikasi Visual ITS.

Di sudut lain, Vanny mencatatkan namanya sebagai calon dokter di Universitas Bangka Belitung (UBB), sebuah kebanggaan tersendiri bagi keluarga besar pesantren.

Dominasi Gemilang di Tanah Sriwijaya

Namun, yang paling mengguncang suasana adalah ketika nama-nama santri Raudhatul Ulum Sakatiga secara bertubi-tubi disebut sebagai penerima di Universitas Sriwijaya (UNSRI). Tak tanggung-tanggung, belasan santri berhasil menembus berbagai program studi favorit dan kompetitif.

Zalyka Nabila Putri dan Kaisa Nori Awfiya menjadi bintang dengan diterimanya mereka di Pendidikan Dokter dan Pendidikan Dokter Gigi UNSRI. Aluna Laura Putri menyusul di Ilmu Keperawatan, Syifa Ayu Azzahra di Farmasi, hingga Nurul Salsabilla yang akan mendalami Teknik Informatika. Nama-nama seperti Thalita Rida Dzakiyah (Gizi), Mutiara Nur Jannah (Teknik Kimia), Radja Maulana (Teknik Geologi), Syakiroh Zakiyaturrohmah (Pendidikan Matematika), El Vini Zhohira Shofa (PGSD), Tasya Rufaidah (Manajemen), dan Saputra Bahu Wira Algani (Ilmu Hukum) turut melengkapi daftar kebanggaan ini.

ITERA Tak Mau Ketinggalan

Tak hanya itu, Institut Teknologi Sumatera (ITERA) juga menjadi saksi keberhasilan para santri. Aizar Muhafiddin (Teknik Kimia), Adam Rafif Hidayat (Teknik Informatika), Fely Fadilla (Farmasi), dan Talitha Aminah Sasikirana (Teknologi Pangan) secara bersamaan lolos, membuktikan bahwa kualitas akademik dan spiritual yang diasah di pesantren mampu bersaing di tingkat nasional.

Haru dan Bangga dari Pengasuh Pesantren

Pengasuh Pondok Pesantren Raudhatul Ulum Sakatiga dalam sambutannya tak kuasa menahan haru. “Ini bukan sekadar prestasi akademik. Ini adalah buah dari doa yang tak pernah putus, dari tahajud yang tidak pernah lelah, dari pengabdian para guru yang ikhlas, dan dari didikan orang tua yang penuh cinta. 24 santri ini adalah bukti bahwa pesantren mampu melahirkan generasi unggul yang tidak hanya kuat dalam agama, tetapi juga cemerlang dalam ilmu dunia,” ujarnya dengan suara bergetar.

Kepala SMA IT Raudhatul Ulum Sakatiga juga menambahkan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kolaborasi antara sistem pendidikan terpadu yang mengintegrasikan kurikulum nasional dengan nilai-nilai pesantren. “Kami sangat bersyukur. Ini menjadi pelecut semangat bagi adik-adik kelas untuk terus berjuang menggapai mimpi,” tuturnya.

Sakatiga Bersorak, Doa Mengiringi Langkah

Para orang tua yang datang dari berbagai penjuru tak kuasa menahan tangis bahagia saat melihat anak-anak mereka berdiri dengan bangga. Suara takbir menggema, tumpah ruah menjadi satu dalam pelukan hangat antara guru, santri, dan keluarga.

Dari 24 nama yang terpampang, dari UI hingga ITERA, dari barat hingga timur Indonesia, hari ini Sakatiga bersaksi: Pondok Pesantren Raudhatul Ulum Sakatiga dan SMA IT Raudhatul Ulum Sakatiga telah melahirkan pahlawan-pahlawan kecil yang siap mengabdi untuk negeri.

Selamat untuk 24 santri dan santriwati. Langit masih terbentang luas, dan perjalanan kalian baru saja dimulai. Terbanglah setinggi-tingginya, dan jadikan setiap ilmu yang kalian raih sebagai berkah bagi umat.


Daftar 24 Santri Penerima SNBP 2026
Pondok Pesantren Raudhatul Ulum Sakatiga – SMA IT Raudhatul Ulum Sakatiga

No. Nama PTN Program Studi
1 Muhammad Rafif Alhadi Universitas Indonesia (UI) Ilmu Hubungan Internasional
2 Muhammad Fathi Farhat Universitas Gadjah Mada (UGM) Gizi
3 Kayla Rahmadhani Al Rasyid Institut Pertanian Bogor (IPB) Agronomi dan Hortikultura
4 Nafisa Nuradzkia Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Desain Komunikasi Visual
5 Vanny Universitas Bangka Belitung (UBB) Kedokteran
6 Jundi Muhammad Sabililhaq Universitas Brawijaya (UB) Hubungan Internasional
7 Diana Anjani Universitas Brawijaya (UB) Pendidikan Bahasa Inggris
8 Sheina Aulia Putri Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) Pendidikan Bahasa Inggris
9 Zalyka Nabila Putri Universitas Sriwijaya (UNSRI) Pendidikan Dokter
10 Kaisa Nori Awfiya Universitas Sriwijaya (UNSRI) Pendidikan Dokter Gigi
11 Aluna Laura Putri Universitas Sriwijaya (UNSRI) Ilmu Keperawatan
12 Syifa Ayu Azzahra Universitas Sriwijaya (UNSRI) Farmasi
13 Nurul Salsabilla Universitas Sriwijaya (UNSRI) Teknik Informatika
14 Thalita Rida Dzakiyah Universitas Sriwijaya (UNSRI) Gizi
15 Mutiara Nur Jannah Universitas Sriwijaya (UNSRI) Teknik Kimia
16 Radja Maulana Universitas Sriwijaya (UNSRI) Teknik Geologi
17 Syakiroh Zakiyaturrohmah Universitas Sriwijaya (UNSRI) Pendidikan Matematika
18 El Vini Zhohira Shofa Universitas Sriwijaya (UNSRI) PGSD
19 Tasya Rufaidah Universitas Sriwijaya (UNSRI) Manajemen
20 Saputra Bahu Wira Algani Universitas Sriwijaya (UNSRI) Ilmu Hukum
21 Aizar Muhafiddin Institut Teknologi Sumatera (ITERA) Teknik Kimia
22 Adam Rafif Hidayat Institut Teknologi Sumatera (ITERA) Teknik Informatika
23 Fely Fadilla Institut Teknologi Sumatera (ITERA) Farmasi
24 Talitha Aminah Sasikirana Institut Teknologi Sumatera (ITERA) Teknologi Pangan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.