Senin, 22 September 2025, Madrasah Aliyah Pondok Pesantren Raudhatul Ulum (PPRU) Sakatiga menggelar acara pelepasan untuk 36 lulusannya yang berhasil lolos seleksi dan memenuhi semua persyaratan untuk studi di Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir. Secara resmi, mereka akan berangkat ke Kairo pada 2 Oktober 2025 mendatang.

Seluruh jajaran pengurus yayasan, dewan guru, dan para santri menghadiri acara yang berlangsung di Masjid Al-Bukhori PPRU ini. Momentum tersebut menjadi saksi sejarah kesuksesan sistem pendidikan terpadu pesantren yang telah berjalan puluhan tahun.

Dalam sambutannya, KH. Tol’at Wafa Ahmad, Lc., Mudir PPRU Sakatiga, menegaskan, “Keberhasilan 36 santri kami ini membuktikan bahwa pendidikan pesantren mampu mencetak generasi yang kompetitif di kancah global.”
Selanjutnya, prosesi doa bersama yang dipimpin oleh KH. Abdul Karim Umar berlangsung penuh hikmat untuk menyambut persiapan terakhir para calon mahasiswa. Sementara menunggu hari keberangkatan, para alumni akan menyelesaikan serangkaian pembekalan akhir dan penyempurnaan dokumen.

Mereka akan menempuh studi di berbagai fakultas unggulan Al-Azhar, seperti Fakultas Syariah dan Hukum, Fakultas Ushuluddin, Fakultas Bahasa Arab, serta Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi.
Pihak pesantren bersama komite orang tua telah mempersiapkan logistik dan administrasi perjalanan secara matang. Alasan pemilihan tanggal 2 Oktober sebagai hari keberangkatan adalah untuk memastikan kesiapan optimal seluruh pihak dan kelengkapan dokumen.
Pencapaian ini semakin mengukuhkan reputasi PPRU Sakatiga sebagai lembaga pendidikan yang konsisten menghasilkan lulusan berkaliber internasional. Oleh karena itu, seluruh keluarga besar pesantren bersiap melepas ke-36 santri yang akan menjadi duta bangsa di universitas tertua di dunia tersebut.

