SAKATIGA- Pondok Pesantren Raudhatul Ulum Sakatiga kembali menorehkan prestasi membanggakan. Dalam acara Haflah Milad ke-76 dan Wisuda Santri Kelas Akhir Tahun Pelajaran 2025/2026 yang digelar pada Kamis, 21 Mei 2026, Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru memberikan apresiasi tinggi atas keberhasilan pesantren tersebut dalam mengantarkan para alumninya menembus berbagai perguruan tinggi negeri maupun luar negeri.
Dalam sambutannya, Gubernur Sumsel menyampaikan rasa bangga karena sekitar 80% wisudawan tingkat Madrasah Aliyah dan SMAIT telah diterima di berbagai perguruan tinggi favorit di Indonesia maupun mancanegara. Beberapa di antaranya diterima di Universitas Indonesia (UI), Universitas Gadjah Mada (UGM), IPB University, Universitas Brawijaya, ITERA, Universitas Lampung, Universitas Sriwijaya, LIPIA Jakarta, Poltekkes, UIN, dan berbagai perguruan tinggi lainnya.
Mudir Pondok Pesantren Raudhatul Ulum Sakatiga juga menyampaikan bahwa sebanyak 31 wisudawan telah resmi diterima di perguruan tinggi luar negeri, seperti Al-Azhar Mesir, Yaman, dan Australia. Selain itu, terdapat 35 santri lainnya yang masih menunggu hasil seleksi dari berbagai institusi bergengsi seperti Universitas Islam Madinah, Universitas Ummul Qura Mekkah, Universitas King Saud Riyadh, TNI, POLRI, serta sekolah kedinasan lainnya.
Prestasi membanggakan lainnya, sebanyak 45 santri berhasil menyelesaikan hafalan Al-Qur’an 30 juz pada tahun ini.
Dalam arahannya, Gubernur Sumatera Selatan berpesan kepada para wisudawan agar terus menumbuhkan karakter pemberani, istiqamah, konsekuen, serta mampu merespons perkembangan dengan cepat agar tidak tertinggal dalam persaingan global.
“Untuk menjadi sukses, harus memiliki keberanian sebagai karakter masyarakat Sumatera Selatan, disertai sikap istiqamah, konsekuen, dan cepat dalam merespons perubahan,” pesan Gubernur.
Pada wisuda tahun ini, jumlah santri kelas akhir yang diwisuda mencapai 482 orang. Sebagai bentuk penghargaan atas prestasi para santri, sebanyak 4 wisudawan terbaik mendapatkan reward umrah, ditambah 1 hadiah umrah dari Zafa Tour. Selain itu, 21 santri berprestasi dari tingkat TK, MI, MTs, MA, SMPIT, dan SMAIT menerima beasiswa dari Bank Syariah Indonesia yang diserahkan langsung oleh Kepala Deputi BSI Region 3 Palembang.
Dalam momentum Milad ke-76 ini, Pondok Pesantren Raudhatul Ulum Sakatiga juga mencatat berbagai capaian penting dan peningkatan kualitas pendidikan, di antaranya:
1. Alih status perguruan tinggi menjadi Institut Agama Islam Nur Raudhatul Ulum serta pembukaan program Pascasarjana S2.
2. Melanjutkan program integrated farming dan pelatihan kerja melalui BLK Komunitas.
3. Program pertukaran pelajar internasional Singapore–Thailand–Malaysia melalui SMI Youth Exchange.
4. Juara 1 MHQ PERPESNAS MPDI tingkat nasional di Depok.
5. Peraih medali emas pencak silat internasional dalam ajang International Moslem Pencak Silat Championship (IMPSCI) di Banten.
6. Juara 1 panahan pada Islamic Youth Festival (IYF) tingkat nasional di Jakarta.
7. Peraih medali emas panahan dalam ajang PORPROV Sumatera Selatan.
8. Juara 1 Futsal tingkat Provinsi Sumatera Selatan dalam HMPJ Futsal Cup.
9. Juara 1 Kompetensi Sains Madrasah (KSM) tingkat Kabupaten Ogan Ilir dan menjadi utusan Provinsi Sumatera Selatan.
10. Juara Umum Perkemahan GEPRADA Racana tingkat Provinsi Sumatera Selatan yang diselenggarakan oleh UIN Raden Fatah Palembang.
11. Juara 1 Hadroh tingkat Kabupaten Ogan Ilir yang diselenggarakan oleh PRIMA Dewan Masjid Indonesia.
Milad ke-76 ini menjadi bukti nyata komitmen Pondok Pesantren Raudhatul Ulum Sakatiga dalam mencetak generasi unggul yang berprestasi di bidang akademik, keagamaan, olahraga, dan internasional, sekaligus berkontribusi dalam membangun sumber daya manusia berkualitas untuk masa depan bangsa.

